
SMP Yabujah Segeran menggelar kegiatan diskusi penilaian terhadap karya fiksi siswa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan literasi dan berpikir kritis peserta didik. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan sekolah dengan melibatkan guru Bahasa Indonesia dan para siswa dari beberapa kelas.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mempresentasikan karya fiksi yang telah mereka tulis, seperti cerpen dan cerita pendek bertema kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, karya-karya tersebut didiskusikan bersama untuk dinilai dari segi alur cerita, penggunaan bahasa, kreativitas, serta pesan moral yang disampaikan.
Guru pembimbing (ASFAHANI, S.Pd.I) menyampaikan bahwa diskusi penilaian ini bertujuan untuk melatih siswa agar berani menyampaikan pendapat, menerima masukan, dan memperbaiki kualitas tulisan mereka. “Melalui diskusi, siswa tidak hanya belajar menulis, tetapi juga belajar mengapresiasi karya teman-temannya secara objektif dan santun,” ujarnya.
Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka aktif memberikan tanggapan, saran, dan kritik membangun terhadap karya yang dibahas. Selain itu, suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh semangat, menunjukkan minat siswa yang tinggi terhadap dunia literasi.
Dengan adanya kegiatan diskusi penilaian karya fiksi ini, pihak sekolah berharap kemampuan menulis dan membaca kritis siswa SMP Yabujah Segeran semakin meningkat, sekaligus menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah.

